Alternatif Pengganti Obat Maag Untuk Ibu Hamil

jahe

Bolehkah ibu hamil mengkonsumsi obat maag untuk ibu hamil? Pertanyaan ini seringkali dilontarkan oleh para ibu muda atau mereka yang sedang dalam masa kehamilan. Rasa mual dan muntah selama hamil acapkali memicu maag pada masa awal kehamilan. Kurangnya nafsu makan pun disebut-sebut membuat beberapa orang enggan mengkonsumsi makanan. Padahal tubuh ibu dan janin membutuhkan makanan sebagai sumber nutrisi, vitamin dan mineral yang lengkap.

Pada trimester awal kehamilan, tubuh ibu sebenarnya tengah melakukan penyesuaian. Hal ini ditandai dengan perubahan hormon progesteron dan estrogen yang tidak stabil. Hormon estrogen mengakibatkan memicu pembentukan lapisan pada dinding rahim. Inilah yang mengakibatkan Bunda kerap merasakan mual dan tak jarang disertai muntah. Sedangkan hormon progesteron berdampak pada penumpukan gas berlebih pada sistem pencernaan. Hal ini dikarenakan sistem pencernaan yang melambat dan perut terasa selalu penuh, sehingga Bunda kerap memilih obat maag untuk ibu hamil.

Alternatif obat maag ibu hamil

Perlu diingat, maag di masa hamil tak hanya dialami oleh mereka dengan riwayat maag. Bunda yang sebelumnya tak menderita maag pun berpeluang besar menderita maag. Bukan tanpa alasan tentunya, mengingat nafsu makan yang menurun sementara perut dalam keadaan kosong. Padahal perut kosong memicu produksi asam lambung meningkat dan berujung pada obat maag untuk ibu hamil. Terlalu sering mengkonsumsi obat maag untuk meredakan rasa nyeri pun tentu tak baik, sebab akan berdampak pada kesehatan ibu dan janin.

Resiko Mengkonsumsi Obat Maag Untuk Ibu Hamil

Setidaknya ada beberapa hal yang beresiko dialami oleh para Bunda yang kerap mengkonsumsi obat maag selama hamil, yakni.

1. Gangguan Kesehatan Pada Janin

Bunda tentu tidak tahu apakah janin mengalami alergi terhadap suatu obat atau belum. Umumnya dokter sulit mendeteksi alergi janin saat masih di dalam kandungan. Sedangkan beberapa jenis obat diketahui rentan memicu alergi, termasuk obat maag untuk ibu hamil. Alergi yang paling sering terjadi adalah alergi pada sistem pernapasan. Tak jarang bayi yang mengalami alergi tersebut akan terlahir dengan riwayat asma ataupun gangguan pada sistem pernapasan lainnya.

2. Pendarahan

Obat Maag Bagi Ibu Hamil

Apa sih tujuan Bunda mengkonsumsi obat maag saat hamil? Kebanyakan Bunda tentu menjawab ingin mengurangi rasa sakit serta kembung akibat maag. Tapi tahukah Bunda kalau obat maag untuk ibu hamil ternyata memicu produksi asam lambung terus-menerus? Benar, asam lambung akan kian tinggi seiring konsumsi obat maag.

Asam lambung yang tinggi berdampak pada lapisan dinding lambung yang kian menipis dan berujung pada kebocoran. Kebocoran inilah yang menyebabkan terjadinya pendarahan pada ibu hamil. Pendarahan selama masa kehamilan bukanlah sesuatu yang baik, karena mampu merenggut nyawa ibu ataupun bayi.

3. Berat Badan Bayi Tidak Normal

Normalnya bayi terlahir dengan berat tidak kurang dari 2 kg, namun hal sebaliknya terjadi pada Bunda yang kerap mengkonsumsi obat maag untuk ibu hamil. Mengkonsumsi obat nyatanya membuat sebagian ibu kehilangan nafsu makan.

Padahal bayi di dalam kandungan membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap untuk dapat berkembang sempurna. Tak ayal ukuran tubuh bayi pun tidak normal dan dibawah rata-rata, sebab asupan nutrisi yang terlalu minim.

 

Alternatif Pengganti Obat Maag Untuk Ibu Hamil

Faktor resiko di atas tentu saja dapat dihindari, selama Bunda serius mencegah kambuhnya maag. Bukan dengan obat-obatan tentunya, tetapi dengan melakukan beberapa cara sederhana, seperti.

1. Sarapan Teratur

sarapan teratur saat hamil

Sulit memang menerapkan kebiasaan baik yang satu ini, terutama saat hamil. Pasalnya para ibu hamil acapkali mengalami morning sickness, terutama pada trimester awal. Guna menyiasatinya, cobalah Bunda mengkonsumsi air putih hangat di pagi hari. Selain itu, biasakan membuat variasi menu yang bisa membangkitkan nafsu makan. Bila perlu, gantilah obat maag untuk ibu hamil dengan suasana sekitar yang lebih tenang saat sarapan.



2. Hindari Stres

bahaya stress ibu hamil

Selama kehamilan Bunda kerap dihadapkan dengan beberapa kondisi pada masalah yang memicu stres saat hamil. Hanya saja dalam untuk mengatasinya, mintalah orang-orang sekitar mendukung Bunda dengan kehamilan sekarang.

Biasanya obat maag untuk ibu hamil takkan tersentuh, selama Bunda bisa mengontrol emosi. Jauhi pula sumber masalah, entah itu pekerjaan, masalah rumah-tangga, ataupun kegiatan yang dirasa tidak terlalu penting.

3. Jangan Langsung Berbaring Usai Makan

maag ibu hamil

Rasa begah kerap muncul pada ibu hamil, terutama usai mengkonsumsi makanan. Tetapi Bunda tak boleh langsung membaringkan badan untuk sekedar merenggangkan otot. Cara tersebut tidak dianjurkan, sebab mampu memicu kembalinya makanan ke tenggorokan. Bukan tidak mungkin Bunda akan merasakan keinginan ingin muntah dan mengkonsumsi obat maag untuk ibu hamil.

Cara terbaik untuk menghilangkan rasa begah tersebut adalah posisikan tubuh senyaman mungkin. Posisikan kepala lebih tinggi dari anggota tubuh lainnya, supaya tidak terjadi heartburn ataupun nyeri di ulu hati.

4. Atur Pola Makan

Dengan mengatur pola makan, Bunda tidak harus tergantung pada obat maag untuk ibu hamil. Selama hamil, usahakan perut tidak dalam kondisi kosong. Sebisa mungkin konsumsi makanan dalam porsi kecil, namun sesering mungkin. Pastikan pula Bunda tidak mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan gula dan garam.

Sebaiknya pilih pula cemilan sehat, entah itu kacang-kacangan ataupun buah-buahan yang kaya akan serat alami.

5. Perhatikan Cara Makan Bunda

Tak perlu terburu-buru saat makan, tapi mengunyahlah setenang mungkin. Makanan yang dikonsumsi secara perlahan ternyata memberikan dampak baik bagi tubuh, terutama pada produksi air liur. Air liur membantu tubuh memecah partikel makanan serta menyerap nutrisi, mineral dan vitamin.

Tentunya hal ini berbanding terbalik dengan obat maag untuk ibu hamil. Nutrisi yang diserap oleh tubuh akan menekan produksi asam lambung berlebih.

 

Obat Maag Untuk Ibu Hamil Alami

alternatif obat maag bagi ibu hamil

Jika Bunda masih menderita maag selama masa kehamilan, jangan terlalu panik. Cobalah konsultasikan pada dokter kandungan untuk menemukan solusi yang tepat. Jangan sesekali mengkonsumsi obat maag tanpa resep dari dokter. Hal tersebut akan sangat membahayakan kondisi ibu maupun janin.

Bunda tentu tidak ingin kehilangan bayi dengan cara menyakitkan bukan? Oleh karena itu, bijaklah memilih obat maag untuk ibu hamil sebelum dikonsumsi.

Di Indonesia sendiri sebenarnya masyarakat mengenal obat maag untuk ibu hamil alami. Bahan-bahan yang digunakan tidak terlalu sulit dijumpai dan pastinya terjangkau.

Salah satunya adalah jahe, rempah asli Indonesia yang diyakini mampu menghangatkan tubuh. Jahe sendiri mengandung gingerol, minyak atsiri yang mampu mencegah perkembangan bakteri di dalam tubuh. Kandungan ini berperan aktif pula menangkal peradangan yang diakibatkan oleh infeksi. Bukan hanya jahe, wortel dan bayam pun bisa dimanfaatkan untuk mengatasi maag.



Kedua sayur tersebut kaya akan serat yang mampu memperbaiki sistem pencernaan. Seperti yang kita ketahui, sistem pencernaan pada ibu hamil bekerja sangat lamban. Itulah mengapa obat maag untuk ibu hamil menjadi teman paling setia. Kandungan serat yang tinggi akan mempermudah proses penyerapan serta pencernaan di dalam lambung dan organ cerna, sehingga prosesnya pun jauh lebih cepat.

 

305 kali dilihat, 10 kali dilihat hari ini


Pencarian Terkait :

  • cara membuat air jahe untuk obat maag ibu hamil
  • obat maag untuk ibu hamil
  • obat untuk hamil kosong
  • pola makan untuk ibu hamil

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!