Check-List Persiapan Menjelang Persalinan?

check list menjelang persalinan

Kebingungan Mempersiapkan Perlengkapan Ibu Melahirkan?

Mempersiapkan perlengkapan ibu melahirkan seringkali membuat beberapa ibu hamil kebingungan. Terutama para ibu muda yang baru saja dianugerahi anak pertama. Minimnya pengetahuan seputar kehamilan tak pelak membuat sebagian besar wanita bertanya-tanya. Sebenarnya apa saja persiapan menyambut kehadiran buah hati pertama? Bagaimana pula mempersiapkan mental mendekati proses persalinan yang terbilang tidak mudah?

Bagi sebagian besar wanita, hamil tentu menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Banyak pasangan yang bahkan rela menggelontorkan uang banyak untuk bisa hamil. Berbagai program kehamilan pun mereka ikutan, dengan keinginan segera hamil. Sayangnya tak semua wanita memang diberi kepercayaan untuk segera hamil. Ada saja wanita yang harus menunggu sampai bertahun-tahun untuk bisa hamil dan merasakan kesenangan menyambut persiapan melahirkan.

Persiapan menjelang persalinan dianjurkan dilakukan 1 – 2 bulan sebelum hari H. Pada waktu tersebut, Anda bisa mulai membeli beberapa perlengkapan bayi yang diperlukan. Jangan terkesan mendadak atau mendekati hari persalinan, sebab akan menyulitkan Anda sendiri. Kecuali Anda mempunyai pertimbangan lain, seperti adanya bantuan dari orang-orang sekitar. Jika Anda mempersiapkan segala hal sendiri, sebaiknya lakukan dari jauh-jauh hari agar sempurna.

Perlu diketahui, perlengkapan bayi tidak sesederhana yang kita bayangkan. Banyak printilan kecil yang terkesan sepele tapi riskan kalau terlewatkan. Terlebih harga perlengkapan tersebut yang tidak murah, pastinya membutuhkan budget. Inilah mengapa sangat disarankan membelinya secara mencicil atau sekaligus untuk mendapat harga diskon. Perlengkapan ibu melahirkan pun perlu diperhatikan, sebab akan digunakan pasca melahirkan di rumah sakit ataupun di rumah.

Persiapan Persalinan; Check List Rumah Sakit Pilihan

Agar tidak merasa salah pilih di kemudian hari, cermati dulu rumah sakit pilihan Bunda untuk bersalin.

1. Mendukung IMD dan ASI eksklusif.

Yaitu mengupayakan inisiasi menyusui dini (IMD), menyediakan jasa konsultasi laktasi, fasilitas rawat gabung (rooming in) dan tidak memberi bayi susu formula atau air di kamar rawat bayi (bila ibu dan bayi tidak rawat gabung).

2. Reputasi baik.

Cek lewat pemberitaan media atau milis para ibu, misalnya tidak pernah dituntut secara hukum atas kasus dugaan malpraktik dan prosentase pasien yang bersalin Caesar tidak tinggi.

3. Fasilitas lengkap tersedia ruang operasi, inkubator bayi dan fasilitas NICU (Neonatal Intensive Care Unit).

4. Lokasinya mudah dijangkau dari rumah atau kantor ibu.
5. Mengizinkan calon ayah mendampingi istri bersalin, baik secara alami maupun Caesar.
6. Membolehkan ibu melakukan hypnobirthing di ruang persiapan bersalin, memilih posisi untuk mengatasi rasa sakit, atau dipijat aromaterapi.
7. Anda tidak keberatan dengan lokasinya yang akan tercantum di akte lahir bayi.

Misalnya, bila bayi lahir di sebuah rumah sakit kawasan Bintaro, di akte lahir akan tercantum tempat lahir di Tangerang, bukan Jakarta.

Rumah Bersalin (RB)Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA)Rumah Sakit Umum (RSU)
vakum, forsep, induksiAdaAdaAda
ruang operasiTidak adaAdaAda
inkubatorAdaAdaAda
NICUTidak adaAda dibeberapa RSIAAda
ICUTidak adaAdaAda

Keterangan.

  • Biaya perawatan di RB umumnya lebih murah dibanding RSIA atau RSU.
  • Juga dikunjungi ibu dengan masalah kandungan, bukan hanya untuk bersalin.
  • Didatangi berbagai orang untuk mengobati beragam penyakit.

persiapan melahirkan



Berbagai Persiapan Melahirkan Yang Wajib Ibu Hamil Perhatikan:

Secara medis, bayi normal dilahirkan saat usia kehamilan memasuki 9 bulan. Pada beberapa kasus, persiapan menjelang persalinan dapat terjadi lebih cepat. Jadi, Anda tetap harus mempersiapkan berbagai hal agar tidak melewatkan satu hal pun. Adapun beberapa persiapan yang wajib diketahui oleh para ibu hamil adalah.

1. Memilih Dokter dan Rumah Sakit

Dokter kandungan biasanya sudah dipilih sejak masa awal kehamilan. Hanya saja beberapa wanita seringkali menjajal konsultasi dengan berbagai dokter spesialis kandungan. Tak salah memang, tetapi Anda tetap harus memilih dokter yang akan menangani proses persalinan. Dengan begini, persiapan melahirkan Anda pun lebih tertata sedari awal. Memilih dokter kandungan yang tepat akan membantu proses persalinan berjalan lancar dan lebih menenangkan.

Pastikan rawat gabung. Rawat gabung adalah ibu dan bayi dirawat dalam satu tempat, bisa dalam satu ruangan atau satu tempat tidur bersama. Artinya, ibu dapat menyusui kapanpun si buah hati menangis atau menginginkannya. Bayi akan merasa hangat dan lebih sering dipeluk ibu, juga dapat berkenalan dengan keluarga lebih cepat dan akrab. Tentunya bila bayi sakit, ibu harus merelakan sang buah hati di rawat di tempat khusus.

2. Apa Saja Perlengkapan yang Harus Dibawa ke Rumah Sakit?

memilih rumah sakit bersalin

Perlengkapan ibu melahirkan tak melulu mempersiapkan untuk sang ibu saja, tetapi untuk buah hati tercinta. Sebisa mungkin perlengkapan tersebut sudah dalam keadaan bersih dan siap dibawa. Ada baiknya mengemasnya dalam sebuah tas saat usia kandungan sudah memasuki 8 bulan. Hal ini guna mengantisipasi beberapa hal yang tidak diinginkan, termasuk kontraksi palsu yang sering terjadi. Dalam beberapa kasus, seringkali kepanikan kontraksi membuat kita lupa dengan banyak hal, termasuk mengemas perlengkapan.

Untuk ibu hamil sendiri, Anda cukup membawa pakaian seperlunya. Sebisa mungkin persiapkan pakaian yang nyaman dan mampu menyerap keringat. Usahakan pakaian persiapan melahirkan tersebut memiliki kancing di bagian depan. Ini guna memudahkan Anda saat ingin menyusui buah hati. Gunakan pula pakaian longgar, entah itu dress atau daster. Pakai pula bra khusus menyusui atau bra yang dirasa nyaman dengan kondisi payudara membengkak.

3. Perlengkapan Bayi

Tak kalah pentingnya dari perlengkapan sang ibu, bayi pun memerlukan pakaian yang nyaman. Mereka pun membutuhkan selimut yang mampu menghangat tubuh. Bayi yang baru dilahirkan memang rentan dengan perubahan suhu, mengingat suhu di dalam rahim ibu yang sangat hangat. Selain itu, persiapan menjelang persalinan untuk para bayi terdiri dari popok dan sarung untuk tangan dan kaki. Keduanya tidak harus banyak, cukup 3 pcs untuk masing-masing perlengkapan.

Satu hal yang tak boleh dilupakan adalah dokumen kontrol kehamilan. Selama masa kehamilan, dokter tentu saja sudah memberitahu persiapan melahirkan pada Anda. Beberapa ibu hamil dengan riwayat penyakit tertentu misalnya, ada pantangan yang harus dipatuhi. Kartu pemeriksaan akan sangat membantu dokter mengontrol bayi sejak dalam kandungan sampai persalinan. Meskipun terlihat tidak penting, kartu pemeriksaan rutin ini sebaiknya tetap Anda bawa ke rumah sakit.

Persiapan Melahirkan

Dalam dunia medis, ada beberapa pilihan untuk melahirkan bayi. Melahirkan normal masih menjadi pilihan populer oleh para wanita. Banyak wanita yang menganggap melahirkan normal membuat mereka merasakan menjadi seorang ibu seutuhnya. Padahal melahirkan jenis apapun tetaplah memiliki resiko sendiri-sendiri. Persiapan menjelang persalinan tentu patut memperhitungkan proses persalinan ini, terutama biayanya.



Selain murah, melahirkan normal sendiri jauh lebih nyaman bagi wanita. Pasalnya rasa sakit pasca melahirkan tidak terlalu lama bahkan hilang saat proses tersebut berakhir. Berbeda dengan proses caesar yang membutuhkan waktu pemulihan lebih panjang.

540 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini


Leave a Comment

error: Content is protected !!