Tanda Bayi Cukup ASI atau Kurang ASI | Bunda Wajib Tahu

Menyusui Bayi Baru Lahir

Ketika kita menjadi orang tua, terdapat banyak hal yang harus kita pelajari dan ketahui terutama yang berhubungan dengan tumbuh kembang dan kesehatan buah hati kita seperti tanda bayi cukup ASIdan juga tanda bayi kurang ASI. Beberapa tanda tersebut sangat penting untuk diketahui karena kebutuhan ASI sendiri adalah kebutuhan utama si kecil terutama pada usia 0 sampai 24 bulan. Pemberian ASI eksklusif tentu saja menjadi salah satu hal penting yang harus kita perhatikan untuk memastikan bahwa nutrisi buah hati kita sudah tercukupi.

Penyebab Bayi Muntah Saat Menyusui

Beberapa hal berikut ini adalah beberapa hal mengenai tanda bayi cukup ASI dan tanda bayi kurang ASI yang akan memberikan informasi yang akan membantu kita agar dapat mewaspadai permasalahan yang nantinya mungkin muncul karena kekurangan nutrisi. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai tanda-tanda kecukupan ASI pada buah hati kita.

Apa Saja Tanda Bayi Cukup ASI dan Tanda Bayi Kurang ASI?

Jika kita ingin mengetahui lebih banyak mengenai tanda bayi cukup ASI dan juga tanda bayi kurang ASI, berikut kami bahas mengenai informasi lengkap mengenai tanda kecukupan ASI pada buah hati kita.

1. Berat Badan Bayi Naik Secara Normal

berat badan bayi yang ideal

Tanda yang pertama bahwa ASI yang kita berikan sudah cukup untuk buah hati kita. Kenaikan berat badan menandakan bahwa jumlah ASI yang diterima oleh si kecil sudah cukup. Baca juga: Cara meningkatkan berat badan bayi. Peningkatan berat badan hanya berarti bahwa si kecil menerima asupa gizi yang cukup untuk menunjang tumbuh kembangnya. Namun sebaliknya, berat badan si kecil akan menurun jika asupan ASI yang kita berikan kurang dari yang seharusnya dibutuhkan oleh buah hati kita.

2. Bayi Sering Buang Air Kecil

bayi sering pipis

Selain beberapa hal di atas, kita juga akan menemukan tanda bayi cukup ASI lainnya seperti seringnya si kecil sering buah air.  Hal ini menandakan bahwa si kecil mendapatkan cukup atau bahkan banyak ASI. Untuk jumlah minimal popok yang biasanya digunakan oleh bayi yang mendapatkan asupan ASI yang cukup adalah 6 popok setiap harinya. Namun sebaliknya, jika bayi tidak mendapatkan jumlah ASI yang cukup maka bayi akan jarang buang air kecil. Hal ini menjadi tanda bayi kurang ASI dan perlu diwaspadai. Namun seringnya buang air kecil juga tidak dapat hanya diukur dari jumlah popok yang sudah digunakan, kita juga harus tetap memantaunya dengan cara lainnya.

3. Warna Urin dan Tinja Bayi

Untuk tanda bayi cukup ASI yang selanjutnya, kita akan menemukan bahwa warna urin dan tinja menjadi lebih terang. Untuk warna air seni yang dikeluarkan oleh bayi yang sudah mendapatkan asupan ASI yang cukup biasanya akan berwarna terang bahkan bening. Selain itu warna tinja juga akan terlihat kuning cerah. Jika asupan ASI ternyata kurang, tanda bayi kurang ASI yang bisa kita temukan adalah warna tinja yang menjadi lebih pucat. Warna yang lebih gelap ini terutama pada urin diakibatkan karena bayi mengalami dehidrasi. Selain itu jika si kecil jarang buang air besar, hal ini juga dapat diartikan bahwa buah hati kita kurang mendapatkan asupan ASI.



Tahu Lebih Banyak Mengenai Tanda Bayi Cukup ASI dan Tanda Bayi Kurang ASI

Beberapa informasi di atas mungkin sudah cukup bermanfaat bagi kita para orang tua untuk tahu lebih banyak mengetahui ciri-ciri kecukupan ASI pada bayi, namun ternyata masih banyak hal lagi yang bisa kita temukan berhubungan dengan tanda bayi cukup ASI. Selain dari kondisi fisik si buah hati, kita juga melihat pada saat si kecil menyusu pada sang ibu.

Amati Gerakan Dagu Bayi Pada Saat Menyusui

ASI Ibu Hamil

Gerakan dagu juga dapat menjadi salah satu tanda untuk melihat apakah selama menyusu si kecil sudah menegak ASI. Jika terlihat adanya jeda ketika dagu si kecila bergerak turun naik, berarti ia mendapatkan ASI yang cukup banyak. Namun di sisi lain jika gerakan turun naik tidak diikuti dengan jeda, maka hal ini menandakan tidak adanya ASI yang keluar dan menjadi tanda bayi kurang ASI.

Untuk tanda bayi cukup ASI yang lain, kita juga akan melihat buah hati kita tertidur pulas. Bayi yang tertidur pulas menandakan bahwa ia mendapatkan susu yang cukup banyak dan juga menandakan bahwa si kecil cukup kenyang mendapatkan ASI dari sang ibu. Selanjutnya, si kecil biasanya akan kembali bangun dalam waktu 2 sampai 3 jam yang menandakan ia kembali merasa lapar. Tentu saja jika terjadi sebaliknya di mana si kecil akan terus menangis dan menyusu sepanjang waktu, hal ini dapat diartikan sebagai tanda bayi kurang ASI. Jika memang hal ini terjadi, kita harus memastikan apakah payudara sang ibu menghasilkan ASI yang cukup atau tidak.

Selain beberapa hal di atas, kita juga akan melihat bahwa jika buah hati kita mendapatkan asupan ASI yang cukup maka si kecil akan terlihat lebih tenang dan lebih sering tidur. Hal ini tentu saja menjadi tanda bayi cukup ASI karena si kecil selalu dalam keadaan kenyang dan tentu saja akan tertidur pulas setelah ia merasa kenyang. Jika yang terjadi adalah sebaliknya di mana si kecil akan lebih sering menangis dan terlihat lemas, maka harus kita waspadai jika saja jumlah asupan ASI yang kita berikan tidak cukup untuk membuat si kecil merasa kenyang.

Jika kita menemukan tanda bayi kurang ASI. ini, maka kita harus memastikan apakah ASI yang diproduksi oleh sang ibu sudah cukup banyak atau tidak.

Pentingnya Mengetahui Tanda Bayi Cukup ASI dan Tanda Bayi Cukup ASI

Pemberian ASI yang cukup adalah salah satu hal penting selama bayi berumur kurang dari 12 bulan sampai nantinya sang bayi sudah dapat mengkonsumsi MPASI. ASI adalah satu-satunya asupan gizi yang bisa diperoleh bayi pada usia dini. Untuk itu kita sebagai orang tua harus benar-benar memastikan apakah si kecil sudah mendapatkan asupan gizi yang cukup dari ASI yang diberikan.



Apabila yang kita menemukan beberapa kondisi di atas terutama tanda bayi cukup ASI maka kita dapat merasa tenang karena asupan ASI yang kita berikan sudah cukup. Namun jika yang terjadi sebaliknya di mana kita menemukan salah satu atau beberapa tanda bayi kurang ASI maka kita harus segera mengambil langkah yang tepat untuk menangani kekurangan asupan ASI pada bayi bahkan jika perlu kita dapat memberikan susu formula sebagai pengganti ASI. Namun hal ini juga harus dilakukan setelah kita berkonsultasi dengan dokter mengenai langkah apa yang harus kita lakukan jika produksi ASI kita kurang yang nantinya dapat menyebabkan kekurangan gizi pada bayi yang akan berakibat fatal jika tidak ditangani dengan segera.

 

341 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini


Pencarian Terkait :

  • tanda bayi kurang asi
  • ciri bayi kurang asupan asi
  • Dagu bayi turun

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!